Drone dengan segala kemudahan yang ditawarkan, bisa menjadi jawaban dari solusi untuk bisnis di masa depan.

Drone atau yang juga bisa dikenal sebagai pesawat tanpa awak ini pertama kali diramalkan oleh Nikola Tesla ketika ia mengembangkan penggunaan teknologi potensial untuk sistem remote control. Drone sebelumnya juga dikenal dengan sebutan Unmanned Aerial Vehicles (UAV), atau Miniature Pilotless Aircraft yang dapat dikontrol dari jarak jauh. Penggunaanya pun untuk meluncurkan terpedo udara atau rudar jelajah.

Awal kemunculannya, drone digunakan sebagai strategi untuk melakukan pengawasan udara pada saat perang Spanyol – Amerika pada 1898. AS menggunakan kamera terbang ini untuk mengambil beberapa foto di lokasi musuh.

Seiring berkembangnya teknologi, drone semakin dikenal dan semakin banyak digunakan. Jika dulu drone digunakan untuk kepentingan militer, kini drone digunakan sebagai alat untu memantau lalulintas dari udara, atau untuk dokumentasi kegiatan berskala besar, seperti konser dan lainnya. Terlepas dari perkembangannya yang semakin pesat, mari ketahui alasan mengapa drone akan menjadi masa depan bisnis.

1. Drone belum tentu akan berdampak buruk bagi prospek pekerjaan

Beberapa pekerjaan mungkin akan ditinggalkan dan mungkin akan digantikan dengan pekerjaan yang lebih baik. Greg McNeal, salah satu ahli teknologi drone yang juga pendiri dari AirMap, platform airspace services mengatakan bahwa drone akan mampu mengumpulkan data yang jauh lebih banyak daripada manusia, sehingga banyak peran yang lebih analitis yang dapat tergantikan.

2. Tujuh juta drone mungkin akan muncul di langit 2020

Federal Aviation Administration (FAA) 2016-2036 memperkirakan bahwa akan ada sekitar 7 juta drone di udara pada tahun 2020. FAA memprediksi bahwa pada tahun 2020, drone yang terjual secara komersial bisa mencapai jumlah 2,7 juta. Dari estimasi tersebut, bisa diperkirakan untuk saat ini saja sudah ada sekitar 23.600 sampai 39.000 drone di dunia.

3. Pasar komersial global drone akan mencapai $17 miliar pada 2024

Pengaplikasian drone masa kini lebih digunakan untuk kepentingan fotografi dan video. Akan tetapi, menurut laporan dari Global Market Insight, penggunaan drone meningkat di berbagai sektor seperti agrikultur, real estate (properti), media dan jasa pengiriman barang.

4. Drone akan menyelamatkan nyawa

Ada banyak aktivitas pekerjaan yang bisa dikerjakan drone dengan lebih murah dan aman. Misalnya, orang-orang yang melakukan pekerjaan inspeksi atap. Ada saja pekerja yang luka bahkan hingga kehilangan nyawa karena melakukan pekerjaan yang berbahaya.

AirMap, bekerja sama perusahaan Kespry mencoba mengomparasi pekerjaan tersebut dengan menggunakan drone. Drone hanya butuh beberapa menit untuk mendapatkan insformasi yang sama dengan yang didapatkan oleh manusia selama 45 menit. Ini bukan hanya drone bisa mendapatkan informasi yang lebih cepat, tapi lebih dari itu, ia menyelesaikan pekerjaan tanpa harus membahayakan nyawa manusia.

5. Kurang dari 1% dari 100 drone akan digunakan untuk melakukan pengiriman.

Yang dipikirkan oleh konsumen dalam bisnis drone adalah drone digunakan untuk pengiriman paket barang. Tapi, dalam kenyataannya hal itu masih cukup jauh, Gartner, perusahaan penelitian di Amerika Serikat memprediksi tahun 2020, sekitar 1 persen dari keseluruhan drone komersial akan digunakan untuk pengiriman.

Menurut Gerald Van Hoy Senior Research Analyst di Gartner percaya bahwa drone untuk pengiriman akan mulai menemukan ceruk pasar di business-to-business, terutama untuk layanan internal dalam satu perusahaan di mana logistik bukan menjadi faktor yang besar. (JU/AR)

Sumber: inc-asean.com