Mempertemukan investor global dan startup potensial, ajang NextIcorn di Bali bertujuan mendukung semakin bertambahnya jumlah startup unicorn di Indonesia. 

Saat ini Indonesia telah memiliki empat startup unicorn, yakni Traveloka, Bukalapak, Tokopedia dan Go-Jek. Startup unicorn adalah startup digital yang memiliki valuasi lebih dari USD 1 Miliar. Untuk mempercepat lahirnya startup unicorn, pemerintah Republik Indonesia mengampanyekan Indonesia sebagai “Digital Paradise” melalui ajang NextIcorn International Summit yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center. (9/5).

Forum ini dirancang untuk mengenalkan potensi startup digital kepada investor serta keterbukaan pemerintah dan kematangan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi digital di Indonesia. Beberapa bidang startup yang terlibat dalam ajang ini antara lain fintech landing; fintech payment; bidang e-commerce; enabler; serta bidang pendidikan. Mengusung tema “Voyage to Indonesia as Digital Paradise”, kegiatan ini telah menghadirkan 98 investor dari 67 perusahaan pemodal ventura.

“Kita perkenalkan Indonesia itu sebagai ‘digital paradise’. Bahwa Indonesia negara yang kondusif untuk berkembangnya startup. Pemerintahnya sangat welcoming untuk kemajuan digital. Masyarakatnya juga sudah matang, mahir pakai fintech dan aplikasi,” papar Chief Coordinator of NextICorn Promotion Roadshow Calendar, Donald Wihardja.

sesi lane of fame 4 ceo unicorn -4
Dari kiri ke kanan: Ferry Unardi (CEO Traveloka), Nadiem Makarim (Go-Jek), Achmad Zaky (Bukalapak), William Tanuwijaya (Tokopedia), dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam acara NextIcorn di Bali Nusa Dua Convention Center (9/5/2015). (Dok. kominfo.go.id)

CEO dari 4 startup unicorn Indonesia, Nadiem Makarim (Go-Jek), Ferry Unardi (Traveloka), William Tanuwijaya (Tokopedia), dan Achmad Zaky (Bukalapak) ikut mempromosikan “Indonesia as Digital Paradise” dan mengajak investor memanfaatkan potensi ekonomi digital di Indonesia.

Tak hanya itu, dalam sesi “Lane of Fame of Unicorn Indonesia” pada ajang NextIcorn mereka berbagi pengalaman bagaimana mewujudkan startup yang menjadi unicorn.

Dimoderatori langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, keempat pemimpin unicorn mengupas tantangan dan peluang yang mereka hadapi ketika membangun start-up hingga berhasil mencapai status unicorn.

Menurut William Tanuwidjaya, tantangan dalam perkembangan ekonomi digital di Indonesia adalah sulitnya membangun infrastruktur merata ke seluruh daerah di Indonesia.

“Teknologi adalah jawaban untuk e-commerce. Bagaimana teknologi dapat membantu memperbesar peluang perkembangan ekonomi digital di negara kepulauan seperti Indonesia. Selain itu, untuk bisa bertahan dan maju dalam persaingan global, orang Indonesia juga harus mengakselerasi kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.

Bicara soal minimnya talenta sumber daya manusia di perusahaan, Ferry Unardi menjelaskan bahwa hal tersebut bisa diatasi dengan memaksimalkan para mahasiswa yang baru lulus.

Achmad Zaky juga menekankan pentingnya peran teknologi dalam membuka akses pasar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. “8 tahun yang lalu sebelum ada Bukalapak atau bahkan Tokopedia, sangat sulit bagi UMKM untuk masuk ke pasar yang lebih luas. Untuk masuk ke pasar mereka harus punya properti atau toko fisik, harus menghabiskan waktu menjalankan tokonya. Tapi dengan teknologi, semua bisa punya akses. Teknologi menjembatani “the big guy” kepada “the small guy”. Kami yakin ke depannya UMKM di Indonesia akan semakin tumbuh,” jelas Zaky.

Go-Jek yang kini memelesat justru didirikan dari rasa frustasi akan kondisi di sekitar yang dirasakan Nadiem Makarim. “Saya nggak pernah punya mimpi spesifik untuk punya start-up. Yang saya punya adalah rasa frustasi akan hal-hal yang tidak dijalankan dengan baik. Kondisi yang sebenarnya masih bisa ditingkatkan untuk lebih baik lagi,” jelas Nadiem.

Forum ini menargetkan untuk memfasilitasi pertemuan antara para investor dan startup potensial dari Indonesia. Ajang ini diharapkan dapat membuka peluang pendanaan dan pada gilirannya akan memunculkan unicorn baru di Indonesia.