Langkah cerdas dilakukan Kentucky Fried Chicken (KFC) saat 900 restorannya pada pertengahan Februari 2018 lalu, ditutup karena kekurangan pasokan ayam. Ini 4 hal tentang penanganan krisis oleh Public Relation (PR) yang dapat kamu pelajari.

Kentucky Fried Chicken atau yang lazim dikenal dengan sebutan KFC berdiri pada 1940-an yang didirikan Col. Harland Sander. Diawalinya dengan berjualan dipinggir jalan hingga mempunyai restoran sendiri, tentu Col. Haland Sander melewati lika-likunya selama menggeluti usahanya.

Salah satu permasalahan menonjol yang dihadapi, 900 gerai makanan KFC di Inggris pada pertengahan Februari 2018 lalu, harus dipaksa ditutup karena kekurangan pasokan ayam. Masalah itu muncul, setelah jaringan restoran tersebut mengalihkan kontrak pengirimannya ke vendor/supplier lainnya.

Untuk para pembeli KFC tentu merasa sangat kecewa karena kejadian tersebut. Betapa tidak, KFC yang sangat terkenal dengan keunggulan ayamnya, ternyata kehabisan bahan baku ayam untuk dimasak dan dijual.

Namun, kejadian tersebut justru memberi cerita berbeda untuk KFC. Kelompok Public Relation KFC bekerja dengan sangat baik menangani krisis tersebut secara cerdas dan unik, dengan sebuah iklan permintaan maaf. Walau tidak 100% menyelesaikan masalah, namun ini 4 hal yang dapat kamu pelajari dari penanganan krisis yang dilakukan KFC. Simak ulasannya.

Baca halaman selanjutnya: Menyelesaikan masalah secara langsung…