7. SERVICES

Rekreasi Creative Playground

Logo Rekreasi

Agensi periklanan ini diprakarsai oleh Anggi Soni Senjaya dan Iman Sjafei pada tahun 2014. Bukalapak “Nego Cincay” dan iklan Ramayana “Keren Hak Segala Bangsa” adalah salah satu hasil iklan buatan Rekreasi yang menarik perhatian masyarakat. Bahkan, iklan yang mereka buat untuk Ramayana tersebut menjadi viral karena konsepnya yang unik.

CoCowork

Cocowork

Awalnya dikenal sebagai EV-Hive, salah satu co-working space terkemuka di Indonesia, belum lama ini EV-Hive melakukan rebranding menjadi CoCoWork. Bermula dari proyek internal dari East Ventures untuk mendukung para startup portofolio mereka, pada bulan Mei 2017 CoCowork bertransformasi menjadi perusahaan independen dengan harapan dapat bertumbuh lebih cepat.

Telah memiliki tak kurang dari 21 lokasi, CoCowork telah meraih pendanaan dari sejumlah investor, serta tengah menargetkan bisa memiliki 100 co-working space di Indonesia, Filipina, dan Thailand pada tahun 2022.

8. SOCIAL ENTERPRISE

Du’Anyam

Du'Anyam

Du’Anyam adalah kewirausahaan sosial yang memproduksi produk-produk anyaman daun lontar berkualitas, sembari memberdayakan ratusan perempuan di belasan desa di Flores sebagai pengrajin. Hal ini dilakukan untuk menyediakan lapangan pekerjaan dan alternatif pendapatan tambahan, sekaligus memberikan edukasi tentang kehamilan serta akses finansial untuk layanan kesehatan dan gizi yang lebih baik. Dibentuk oleh sekumpulan anak muda, dan baru saja mendapatkan lisensi Asian Games 2018, mereka mencanangkan pada 2020, jumlah perempuan yang diberdayakan meningkat jadi 2.000 orang.

Crowde

Crowde logo

Crowde lahir pada tahun 2015 yang berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia, karena melihat begitu banyak petani di Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Inisiasi Crowde adalah metode crowd-lending sebagai sebuah platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani.

Dengan terhubungnya petani dengan para investor, para petani bisa terhindar meminjam modal dari bank dan lintah darat. Di ajang SVC Asia 2017, Crowde berhasil mendapat hadiah pendanaan dari DBS Foundation setelah berhasil menjadi salah satu pemenang Enterprise Category, yang merupakan penghargaan untuk startup yang telah bisa mendapat pemasukan.

9. INFLUENCERS

Famous.id

Famous.ID

Famous ID, merupakan jaringan kreator digital di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2015. Perusahaan ini bertujuan untuk menciptakan sinergi agar content creator Indonesia bisa tumbuh lebih cepat dari sisi audiens, dan bisa menginspirasi serta menjangkau lebih banyak orang. Kini telah ada hampir 300 kreator yang bernaung di bawah jaringan Famous ID. Beberapa di antaranya adalah Reza Arap, Agung Hapsah, Bayu Skak dan Fathia Izzati (Kittendust).

Kok Bisa?

kok bisa

Kok Bisa adalah kanal YouTube yang kerap mengangkat segala ilmu pengetahuan yang dimulai dari pertanyaan. Melalui konten-konten videonya, Kok Bisa ingin terus menciptakan pengalaman edukatif, informatif, inspiratif, dan belajar sains yang inovatif dengan menyenangkan. Kok Bisa telah sukses menuai hingga 968,274 subscriber di YouTube.

Demikianlah nama-nama pemenang Hitsss Creative Awards 2018. Yuk, dukung terus bisnis kreatif lokal kita dan nantikan Hitsss Creative Awards tahun berikutnya!

Acara Hitsss Festival 2018 ini didukung oleh para mitra pendukung, yaitu: Datascrip, Datascrip Creative Tablet, Wacom, Tauzia Hotels, Harris Hotels, Yellow Hotel, Lumix, Toyota, Skechers, Viu Indonesia, Dewaweb, Cocowork, Eatlah, Darling Rock, Gaia, Mineral Botanica, Sunpride, dan Pinot Bread.

Dan juga para community partners, yaitu: Kaskus, Cocowork, Artsphere, Startup Lokal, IKJ, Dancebox Studio, Brand Adventure, Streetworkout Indonesia, dan Baramora Academy. Serta para media partners, ada: Indonesia Tatler, Metro TV, Medcom.id, Viva, Metrotvnews.com, Kompas.com, Koran Sindo, Sindonews.com, Provoke, Cosmopolitan, HerWorld, CheckInJakarta, PopMama, EventJakarta, EventJournal, EventBanget. (TS/AR)