Kreativitas dan bentuk perhatian terhadap masalah sosial

IMG_4282
Foto: Dok. Hitsss.com

Shinta Uli Pasaribu, Co-founder Noesa, menjelaskan bagaimana upaya Noesa untuk melestarikan budaya terutama pakaian yang saat ini kurang mendapatkan perhatian.  “Noesa merupakan bagian dari pelestarian kain-kain yang dibuat dengan tangan di mana banyak dari pengrajinnya sudah tidak ada lagi penerus atau regenerasinya. Mengingat anak muda sekarang kadang sulit atau enggan meneruskan tradisi seperti ini. Karena itu, Noesa membantu dengan mengenalkan seperti apa pembuatan kain-kain yang terbilang merupakan budaya dari masyarakat tersebut,” tukas Shinta.

DSC08080
Foto: Dok. Hitsss.com

Sedangkan Melia Winata, Co-Founder dan CMO Du’Anyam, mengutarakan tentang misi mereka dalam memerhatikan kesejahteraan para ibu-ibu di Nusa Tenggara Timur (NTT). Terutama kemandirian ekonomi para ibu-ibu pengrajin tenun serta anyaman. “Kami membantu para ibu-ibu ini dengan memberikan mereka pekerjaan. Ada yang membuat tenun bahkan anyaman supaya mereka bisa mandiri dan tidak mengandalkan penghasilan dari suami mereka,” papar Melia.

DSC08108
Foto: Dok. Hitsss.com

Acara Hitsss Festival 2018 ini didukung oleh para mitra pendukung, yaitu: Datascrip, Datascrip Creative Tablet, Wacom, Tauzia Hotels, Harris Hotels, Yellow Hotel, Lumix, Toyota, Skechers, Viu Indonesia, Dewaweb, Cocowork, Eatlah, Darling Rock, Gaia, Mineral Botanica, Sunpride, dan Pinot Bread.

Dan juga para community partners, yaitu: Kaskus, Cocowork, Artsphere, Startup Lokal, IKJ, Dancebox Studio, Brand Adventure, Streetworkout Indonesia, dan Baramora Academy. Serta para media partners, ada: Indonesia Tatler, Metro TV, Medcom.id, Viva, Metrotvnews.com, Kompas.com, Koran Sindo, Sindonews.com, Provoke, Cosmopolitan, HerWorld, CheckInJakarta, PopMama, EventJakarta, EventJournal, EventBanget. (AP/AR)

DSC08120
DSC08093 IMG_4314 IMG_4307

Foto: Dok. Hitsss.com