Sebanyak 14 fashion brand lokal akan dipamerkan dalam bentuk pop-up store di acara RISING Fashion yang akan diadakan di Singapura pada bulan Agustus 2018.

Dalam rangka memperingati kerja sama 50 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Singapura tahun 2017 lalu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Kedutaaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura memfasilitasi 14 brand fashion lokal untuk tampil Singapura. Perhelatan bertajuk RISING Fashion ini akan berlangsung pada selama bulan Agustus dan bertempat di Paragon Mall, Singapura.

Pameran berbentuk pop-up store ini akan terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama akan dilaksanakan pada tanggal 1 – 15 Agustus 2018 dan diisi oleh Purana, Saul, Nataoka, Hunting Fields, Maison Met, Pattent Goods, dan Oaksva Jewellery. Sementara gelombang kedua akan dilaksanakan pada 16 – 30 Agustus 2018 dan menampilkan Woodka, Bermock, Danjyo Hiyoji, Alexalexa, D.Tale, Jeffry Tan, dan Diniira.

bekraf
(Foto: Aprillia Ramadhina / Hitsss.com)

Sebelum terpilih, 14 brand ini dikurasi dari 92 brand yang telah mendaftar. Brand yang lolos kurasi dipilih berdasarkan beberapa kriteria, di antaranya kualitas yang memang layak untuk pasar internasional, kemampuan bahasa asing dari pemilik atau pendirinya, dan berbadan hukum.

Joshua Puji Mulia Simanjuntak, Deputi Pemasaran Bekraf mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu upaya Bekraf untuk membuat brand lokal mendunia. “Kami berharap melalui ajang ini para brand lokal bisa bertemu dengan para investor, distributor, atau mitra bisnis potensial yang memungkinkannya terjadi kerja sama business to business, tidak hanya business to consumer (B2C), hingga kalau bisa ada brand lokal Fashion Indonesia yang bisa punya toko atau butik di sana,” ujar Joshua.

Para pendiri dan pemilik dari dari 14 brand yang¬†akan diberangkatkan, menyambut baik acara ini sebagai peluang untuk mempromosikan produknya ke pasar yang lebih luas lagi.¬†“Jadi, kalau biasanya pasarnya hanya di Indonesia, melalui acara ini produk-produk kami bisa dikenal juga di luar negeri,” ujar Dini Pratiwi Ira, pendiri label Diniira. (AR)